: :

Navbar Bawah

Jumat, 04 Januari 2013

Perasaan Yang Terpuruk

Perasaan Yang Terpuruk

Written by: Renald RHK on Kamis, 15 November 2012

Aku tidak menuntut apapun, karena aku tahu kamu tak kuat. Bebanmu terlalu berat dan cintamu tidak terlihat. Aku adalah orang asing, sekalipun aku dipicing. Tetapi seperti itulah bagimu aku sekarang. Ternyata kamu masih selalu kalah oleh keadaan. Lihat, bahkan memaksa kodok berdiri tegap masih lebih mudah daripada mengakuiku! karena setiap mereka tanya siapa aku, kamu akan terdiam, paling tidak menarik nafas. Jadi mana mungkin kamu mengundangku datang ke rumahmu yang besar, yang hanya berisikan banyak pertanyaan? kamu tidak berani, kamu gemetar, jerit hatimu tidak membangkit nyali. Bahkan untuk aku duduk bersama-sama dengan mereka di meja makan, mungkin berat piringku akan ditimbang. Nanti di acap kali aku mangangkat sendok, mereka akan melorot, menanti-nanti kesalahanku. Aku pikir tega sekali.

Sebenarnya aku ingin kamu menjadi kita, bukan kamu jadi yang terlemah di antara mereka. Karena meski kamu sanggup mencintaiku, kamu takut mengakuinya. Sakit. Dalam. Perasaanku bagai dililit-lilit dan apa yang ada di dalam mataku hanyalah kelam. Apa harus sesederhana itu untuk aku bangkit dari semua ini? Yaitu bilang saja kalau kamu tidak mencintaiku dan akan kamu anggap aku tak ada! Kemudian hening, selamanya hening. Sungguh, aku tidak hanya sangat mencitaimu, tetapi juga mampu menyayangi mereka. Namun apa aku cukup berharga di depan mata? Aku rasa aku akan dituntut lebih. Aku selalu terlihat kurang, sekalipun dicintaimu sudah lebih dari cukup. Di detik ini aku terpuruk. Sangat.
Read More --►

Buku Kosong Menjadi Best Seller

Sebuah buku berjudul ‘What Every Man Thinks About Apart From Sex’ (apa yang pria pikirkan selain sex) secara mengejutkan menjadi Best Seller atau kategori terlaris di situs Amazon.

Seberapa baguskah isinya…???
Begitu sampulnya dibuka kita hanya menemukan halaman putih hingga ke halaman terakhir.
 
Buku yang memiliki 200 halaman ini ternyata blank, alias kosong, alias tidak ada tulisan nya sama sekali. Buku tersebut dijual seharga £ 4,69 (hampir Rp 59.000).

“Buku itu memberikan kebebasan kepada kita kaum laki-laki untuk mengisi sendiri sesuai dengan judulnya,” kata Sheridan menjelaskan idenya.
“Dan saya tidak menyangka buku ini bisa mengalahkan buku-buku yang sudah ditulis oleh orang-orang jenius dengan pemikiran yang brilian dari segi penjualan.” tutur Sheridan Simove tamatan Oxford.
Read More --►